Surat Untukmu

Mino (Winner)/Google
Surat Untukmu
Hai, apa kabar kamu disana? Sedang apa? Apakah kamu sedang sibuk menjaga jodoh orang lain disana? Atau sedang menunggu waktu bertemu denganku seperti aku sekarang sedang menunggu waktu yang tepat untuk bertemu denganmu. Meski aku tidak tau bagaimana rupamu, kapan kita bertemu, dan dimana tepatnya kita akan bertemu, tapi aku tetap menantikanya. Mungkin bagimu aku ini terlalu percaya diri atau apapun itu, tapi aku terlalu percaya dengan pepatah "bahwa manusia diciptakan berpasangan didunia ini".
Bolehkah aku menceritakan sedikit tentangku, tentang pengalamanku disini. Menyukai seseorang yang tak lain adalah jodoh orang lain atau mungkinkan itu kamu? Aku tidak yakin, karna kata orang jodoh itu di tangan Tuhan. Aku sangat nyaman berada didekatnya apa itu bias diartikan sebagai rasa suka, aku rasa ia, aku ingin menceritakan banyak hal padanya meskipun ketika kami bertemu hanya tentang pelajaran yang kami bahas, entah apa yang menahanku untuk mengatakan segala sesuatu yang ingin ku katakana padanya. Terkadang aku hanya terdiam mendengar teman-temanku yang lebih mengambil tempat yang lebih banyak bicara denganya, sedangkan aku hanya sebagai pendengar yang sesekali melemparkan senyum kearahnya atau ikut tertawa dengan guyonan yang mereka ciptakan, ingin rasanya sesekali aku yang menciptakan tawa dan senyum yang tergambar diwajahnya itu.
Ada yang membuatku sedikit bahagia beberapa hari ini aku cukup senang, kami sering bertemu hanya kami berdua, tidak bisa diartikan hanya berdua sebenarnya tapi tanpa teman-temanku, bertemu bukan karna sebuah janji hanya sebuah kebetulan  meski terkadang aku sengaja ketempat itu agar bertemu denganya bahkan aku tau jam berapa biasanya dia disana, tempat kami bertemu bukan taman atau pun kafe hanya kantin. Kami menceritakan banyak hal yah meskipun masih sama masih sekitar tentang pelajaran, tapi ada beberapa hal yang membuatku tersenyum, dia beberapa kali memujiku mengatakan hal-hal tentantangku, dari dia memujiku yang sering mengikuti lomba, mengikuti banyak acara dan juga banyak teman. Hal itu tidak pernah terbayangkan olehku meskipun aku sangat ingin menunjukkan padanya hal yang bisa kulakukan yang bisa membuatnya sedikit bangga padaku.
Hahaha aku terlalu banyak bercerita tentangnya ya? Mungkin membuat mu bosan tapi aku harap tidak. Bagaimana dengan mu? Apa kamu mengalami hal yang sama dengan ku? Menyukai seseorang dalam diam tanpa menuntut balasan, tanpa berfikir untuk hubungan lebih dari sekedar teman, karna aku masih mencari keberadaan mu jodohku. Tapi bisakah aku berharap jika orang itu adalah kamu, orang yang mebuatku nyaman, orang yang membuatku rela terlihat bodoh menunggu di suatu tempat hanya untuk bisa bertemu dengan mu? Atau menghabiskan waktu hanya untuk sekedar membayangkan hal-hal indah tentangku dan dia yang aku harap menjadi kenyataan. 
Sampai bertemu di waktu yang telah ditakdirkan untuk kita bertemu, aku akan belajar memperbaiki diri agar di waktu kita bertemu aku sudah menjadi yang terbaik dari diriku hingga kamu tidak akan ragu akan diriku aku harap kamu juga melakukan hal yang sama dengan ku disana, jodohku.
 Medan, 13 September 2019

--------
Note : Rada gimana gitu sebenarnya nulis ini, tapi lagi gak ada ide, masih semangat ini NgODOP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjelajah Berastagi hingga Tongging

Puisi Berjudul Danau Toba

Tentang Dia