Resensi Novel "I Hate Rich Man"
Resensi Novel "I Hate Rich Man"
Judul
: I Hate Rich Man
Penulis
:Virgina Novita
Penerbit
: PT Gramedia Pustaka Utama
Tanggal
Terbit : Jakarta, Januari 2012
Tebal
: 288 hml; 20 cm
Miranda,
gadis yang memiliki tubuh lumayan tinggi dan lansing, dan kulit putih, bagi
sebagian orang dia terlihat seperti wanita pertengan puluhan, meski pada usia
sebenarya wanita itu sudah menginjak kepala 3, 35 tahun lebih tepatnya. Orang-orang
berfikir jika Nino, yang sering ia panggil adik adalah benar, sebaliknya Nino
Adalah anak Miranda untuk menutupi hal itu Nino dan Mianda sepakat jika mereka
akan menyembunyikanya dari orang lain dan itu didukung dengan sikap mereka, dan
ketika memanggil satu sama lain dengan loe dan gue.
Miranda
bukan berasal dari kalangan miskin tetapi ia juga bukan berasal dari kalangan superkaya,
hidupnya berkecukupan yang berasaal dari Ayah-ibunya yang termasuk orang
berada. Bagi Miranda tidak nyaman berada diantara orang-orang kaya karena
mereka para orangkaya dan berkuasa yang selalu memandang orang lain yang tidak
sekaya mereka dengan sebelah mata, karena begitu lah mereka memandang kearah
Miranda ketika menghadiri pertemuan para orangtua disekolah Nino, meskipun ia
kesana sebagai kakaknya Nino. Nino bias bersekolah di sekolah elet bukan karena
kekayaan Miranda ataupun Nino tetapi karena pretasi yang dimiliki Nino hingga
ia bias menerima beasiswa disekolah itu.
Ketika
mengahadiri,acara perpisahan di sekolah Nino, Miranda datang telat hingga
terburu-buru datang kesekolah tanpa memerhatikan pakaianya, hanya kaos Oblong
bertuliskan “I LOVE SHOES, BAGS & BOYS” dan Celana jeans koyak.
Keterlambatan Miranda dimaklumi oleh walikelas Noni dan hal itu didukung karena
Noni adalah siswa yang berprestasi. Ketika memasuki aula yang dijadikan tempat
untuk perpisahan Miranda melihat seseorang yang sempat ia mimpikan tadi pagi
hingga ia terlambat bangun dia pangeran yang ingin menciumnya saat Miranda
memerankan Putri Tidur dalam mimipinya, laki-laki itu memiliki nama Adrian.
Banya kejadiaan yang terjadi ketika diaula itu dari Adrian yang tersenyum
ketika melihat Miranda meilihat makanan prasmanan, Adrian dan Miranda yang
duduk dikursi yang berdekatan, Miranda yang tertidur dan menyandarkan kepalanya
kebahu Adrian dimana Miranda tidak sadar ia mendengkur dan menjadi pusat
perhatian hingga Miranda yang menumpahkan makanan ke baju Adrian.
Novel
ini memang memiliki berbagai persamaan dengan Novel lain dan ceritanya sedikit
tidak masuk akal tapi bagi yang menikmati kisah romansa buku ini cocok. Dari
cara penulis untuk menceritakan isi juga menarik, diawal membaca agak sedikit
bingun tetapi seiring kita membaca akan menemukan informasi-informasi di sub
babnya yang dapat membuat kita mengerti jalan ceritanya.
Novel
ini juga memiliki kata-kata yng tidak susah dimengerti, sehingga membacanya
membuat lebih menikmati jalan ceritanya. Lalu bagaimana kisah yang akan terjadi
kepada Miranda, Adrian dan Nino?. Silahkan dibaca bukunya agar kalian dapat
mengetahui bagaimana Adrian dapat mengubah perdirian Miranda yang sangat
membenci orang-orang kaya yang berhubungan dengan masa lalunya.
Semangat NgeODOP
#Tantangan3
#ResensiBuku

Komentar
Posting Komentar